Pilih Panel Layar Bagus atau Refresh Rate Tinggi?

Teknologi dalam smartphone kian pesat perkembangannya. Teknologi yang dulu ada pada flagship kini bisa dinikmati di perangkat midrange. Bukan tanpa alasan, tetapi teknologi memang yang semakin murah. Apalagi berbagai brand menetapkan segmen midrange sebagai medan perang. Karena hal tersebut persaingan tidak dapat dihindari. Inovasi dari setiap brand bisa ditemui di perangkat midrange. Pada akhirnya konsumen/pembelilah yang diuntungkan. Kira-kira itu gambaran persaingan smartphone saat ini.

Dengan banyaknya brand yang menggarap smartphone midrange yang serius, maka konsumen akan mendapat banyak pilihan. Ada beberapa fitur flagship yang diaplikasikan pada perangkat midrange. Termasuk teknologi yang ada pada layar smartphone. Baru-baru ini kita akan gencar menemui smartphone midrange yang menawarkan fitur di bagian layarnya. Sebut saja seperti, panel layar yang lebih baik, refresh rate tinggi, dan touch sampling yang tinggi.

Pertanyaannya dari teknologi layar tersebut manakah yang lebih baik? Panel layar yang bagus atau refresh rate tinggi? Ya, kita akan coba membahas hal tersebut di artikel ini. Terlepas dari itu perbandingan ini bukan apple to apple, kami hanya memberikan pendapat dari segi praktis. Tentu dengan beberapa pertimbangan terkait dengan kebutuhan bermain games dan kebutuhan lainnya.

Mari simak sampai selesai.

Warna pada layar dipengaruhi oleh panel layar

Panel layar akan mempengaruhi kualitas warna yang dihasilkan. Warna layar yang semakin baik akan mampu menunjang kebutuhan multimedia. Dengan demikian kegiatan multimedia diluar gaming akan semakin lebih baik. Dengan panel layar OLED misalnya, kamu bisa mendapatkan warna yang lebih vibrant. Atau contoh lain saat panel layar mendukung sertifikasi DCI-P3 nonton Netflix tidak akan menjadi masalah.

Dengan kata lain, diluar gaming panel layar yang bagus bisa menunjang kegiatan lainnya.

Baca Juga  Maksimalkan Mobile Gaming dengan Aksesoris Berikut
Tidak semua games mendukung HFR

Pertimbangan kedua adalah tidak semua game mendukung HFR (high frame rate). HFR yang dimaksud adalah HFR yang sama dengan refresh rate layar. Seperti 90hz dan 120 hz yang biasa kita lihat di perangkat midrange. Kasusnya, bisa saja perangkat midrange yang kamu gunakan mampu untuk mencapai HFR. Namun game yang dimainkan belum tersedia fitur HFR tersebut. Bisa karena belum dioptimasi dari developer maupun hal yang lain.

Namun diluar hal tersebut, standar 60fps itu sudah cukup baik jika bisa berjalan dengan stabil.

HFR perlu ditunjang oleh chipset agar maksimal

Bagian ini adalah poin minus dari teknologi refresh rate yang tinggi di perangkat midrange. Tidak semua smartphone midrange punya chipset yang cukup kuat untuk menjalankan refresh rate tinggi. Jadi HFR dalam game tidak selalu bisa diterapkan dengan ideal. Ini kebalikan dari poin kedua, di poin ini bisa jadi game mendukung HFR tapi chipset yang tidak mampu mencapai kinerja tersebut.

Dengan demikian, maka fitur refresh rate tinggi di smartphone midrange biasanya hanya dapat diaplikasikan di aplikasi harian saja. Bisa berdampak pada scrolling terasa lebih mulus dan pengalaman penggunaan menjadi lebih baik.

Pertimbangkan pula baterai

Semakin banyak frame per detik yang dihasilkan maka daya yang diperlukan juga semakin tinggi. Itulah sebabnya, saat dibandingkan penggunaan 60hz dengan high refresh rate, 60hz lebih hemat daya. Dengan demikian, kamu perlu memperhatikan kapasitas baterai. Penggunaan high refresh rate akan optimal dengan kapasitas baterai yang lebih besar.

Minimalisir agar screen on time ttidak erpotong lebih lama hanya karena penggunaan HFR. Karena dampaknya kamu akan sering untuk charge perangkat smartphone kamu.

Baca Juga  Pembaruan Rune Patch 2.3 Berikan Variasi Gameplay

Kesimpulan

Pada dasarnya, artikel ini penulis buat untuk melihat pengalaman praktis dari kedua teknologi pada layar tersebut. Kemudian pada akhirnya pilihan antara panel layar bagus atau refresh rate tinggi kembali ke pengguna.

Namun, untuk perangkat midrange, rasanya panel layar yang bagus lebih baik untuk dipilih. Karena keterbatasan daya dukung dalam penggunaan praktis seperti chipset. Walaupun demikian, tidak ada salahnya memilih refresh rate tinggi. Dengan alasan pengalaman penggunaan smartphone menjadi lebih baik.

Thanks! Cheer up!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *