Alasan Terraria Jadi Salah Satu Game Indie Terbaik

Terraria pada tanggal 16 Mei 2021 kemarin merayakan ulang tahun yang ke-10. Perjalanan yang cukup panjang yang dimulai sejak perilisan pada tanggal 16 Mei 2011. Bagi komunitas yang menyukai game sandbox, adventure, action, Terraria cukup dikenal. Di Steam pun beberapa kali game ini menempati jajaran atas game dengan review terbaik. Tetap mampu bersaing dengan game indie terbaik tahun ini, Hades. Skor review di steam-nya pun fantastis, yaitu 10/10.

Pada artikel ini, penulis akan memberikan insight tentang Terraria sebagai salah satu game indie terbaik. Disertai dengan beberapa momen yang cukup diingat dari game berusia 10 tahun ini. Kita mulai dari ide brilian game Terraria, perjalanan panjang Terraria , serta peran komunitas.


Mendefinisikan ulang game aksi-sandbox

Sejak awal dirilis, ide brilian dari sebuah game sandbox-adventure bisa ditemui di Terraria. Terraria penulis katakan mampu mendefinisikan ulang game aksi yang dipadukan dengan sandbox. Game ini keluar dari stereotip game sandbox yang hanya sekedar “membangun”. Elemen RPG, collectible items, beragam NPC, lengkap dengan boss menjadi pelengkap game ini. Bossfight-nya pun tidak hanya sekedar bossfight tetapi perlu mekanik pendukung yang lain. Serta memaksimalkan elemen yang ada dalam sebuah sandbox yang sekali lagi identik dengan membangun.

Bayangkan pula di dunia yang digenerasi setiap kali bermain, kita diberikan banyak pilihan untuk bermain. Kita bisa mengatur tempo permainan secara bebas. Interaksi sederhana seperti hunting, fishing, farming tetapada. Selain itu kita bebas memilih pendekatan yang berbeda untuk menyelesaikan setiap tingkat kesulitan. Lalu berkesplorasi dalam environment yang berbeda. Bahkan memilih kelas senjata tertentu disertai dengan grinding item, crafting, dan looting hasil fightboss. Semua yang kamu pikirkan untuk ada di sandbox tersedia di Terraria.

Baca Juga  Melihat Fitur Valheim, yang Populer Meskipun Masih Early Access

Perjalanan yang panjang

Terlepas dari ide yang brilian 10 tahun bukan waktu yang singkat. Selama 10 tahun itu, Relogic berusaha untuk tetap membuat Terraria ini tetap eksis dalam industri. Membawa game ini menuju ke platform yang baru. Kemudian melakukan beberapa minor update serta major update. Bukan hanya soal balancing tetapi memenuhi apa yang komunitas inginkan. Hingga di satu update, Relogic mengeluarkan update Journey’s End (1.4.0.1) tepat 16 Mei tahun lalu. Update ini diisukan sebagai major update terakhir dari game Terraria. Menjadi update penutup terakhir yang dikeluarkan oleh Relogic.

Terraria Journey’s End

Namun perjalanan Terraria masih berlanjut, ternyata Journey’s never end. Pada tanggal 29 Maret 2021, terraria mengeluarkan major update 1.4.2 dengan integrasi Steam Workshop. Relogic secara resmi melibatkan komunitas untuk ikut membangun game ini dengan berbagai mods. Custom music, retexturing, saved game bisa dibagikan dengan bebas melalui Steam Workshop. Serta memberikan pilihan total overhaul melalui, Tmodloader yang tersedia sebagai free DLC.

Mods dan peran komunitas

Peran mods yang hadir pada game Terraria ternyata membawa nama game ini hidup selama 10 tahun. Mods tidak akan hadir tanpa adanya komunitas yang kuat dan base yang besar. Hadirnya mods ini memberikan ekspansi yang luas bagi Terraria. Kita bisa mendapatkan items, weapons, NPC’s, bahkan bosses yang lebih banyak. Bahkan beberapa mods memberikan total overhauls yang mampu mengubah gameplay secara total.

Tmodloader tidak lepas dari adanya mods ini. Framework yang mudah dipelajari membuat komunitas dengan mudah untuk membuat modsnya sendiri. Disertai dukungan server untuk mendownload mods dengan sekali klik. Memasang mods dengan mudah dapat dilakukan, bahkan untuk yang tidak terbiasa sekalipun. Dengan itu, komunitas hanya perlu fokus pada mods yang mereka kembangkan.

Baca Juga  Reckoning, Set ke-5 TFT Mulai Ditampilkan

Kesimpulannya, Terraria ini memberikan kita pandangan kekuatan utama indie games. Mulai dari bahwa ide brilian dengan esekusi matang dari dev hingga dukungan komunitas yang solid. Terlepas dari dari ketiga hal diatas, masih banyak alasan Terraria layak menjadi salah satu indie games terbaik. Terraria menjadi salah satu game yang wajib dimainkan bagi yang menyukai sandbox-adventure dengan segala ciri khas unik di game ini. Mulai dari sistem RPG, item yang melimpah, dan bossfight yang intens.

Menurut kamu, selain Terraria game indie terbaik lainnya apa nih? Silakan bisa didiskusikan di kolom komentar.

Thanks! Cheer up!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *